Kenali Sedini Mungkin HIV/AIDS
Oleh : dr. joko Prasojo,Sp PD pada 2017-09-17 22:22:08

Human Immunodeficiency Virus termasuk kelompok lentivirus. Virus ini menyerang sel darah putih sehingga kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit akan turun. Akibatnya pengidap virus ini mudah sakit oleh infeksi ringan dan mudah terkena kanker, akibat menurunnya daya kekebalan tubuh atau yang dikenal luas sebagai AIDS. Penularan virus HIV terjadi lewat beberapa cara yaitu melalui cairan mani, cairan vagina, transfusi darah, penggunaan jarum suntik bersama-sama, transplasenta dan air susu ibu. Petugas laboratoeium, tenaga medis dan paramedis, orang yang sering ditato, terapi akupuntur juga potensial untuk menularkan penyakit ke pasangan dan keturunannya. Padahal mereka belum tentu melakukan kesalahan yang sama. Jadi apakah salah bila kita mengenal lebih dini, terutama bila seseorang atau pasangan dengan risiko terinfeksi HIV, dikaitkan dengan perencanaan masa depan. Bila hasil tes negatif, tentu tidak masalah. Bila sebaliknya, perlu perencanaan untuk pengobatan berkelanjutan dan dukungan dari semua pihak untuk mendapatkan obat anti retroviral serta mencegah penularan.

Pendekatan tes HIV dilakukan dengan dua cara yaitu VCT (Voluntary Conseling and Testing), atas inisiatif sendiri dan PICT (Provider Initiated Conseling and Testing) atas inisiatif petugas kesehatan. Tahapan VCT terdiri dari prekonseling, informed consent untuk menjalani tes HIV, tes HIV dan postkonseling. Pada prekonseling, seorang konselor yang terlatih memberikan penjelasan mengenai virus HIV, kelompok risiko tinggi, cara penularan, akibat dari infeksi HIV dan cara penanggulangannya. Setelah mengikuti prekonseling, orang tersebut bisa memilih mengikuti tes atau menolaknya dengan menandatangani informed consent.

Tes HIV dilakukan dengan dua metode yang berbeda. Bila hasil tes negatif, diharapkan individu tersebut lebih mengenal HIV dan bisa mencegah diri dan keluarganya dari risiko terinfeksi HIV. Tetapi bila hasil tes positif, akan dibuat rencana untuk mencegah penularan, mencegah penurunan daya tahan  tubuh, pemberian obat antiretroviral bila diperlukan, bergabung dengan komunitas peduli HIV dan terutama adalah dukungan keluarga.

Dengan mengikuti VCT, diharapkan menambah pengetahuan untuk mencegah infeksi HIV dengan pola hidup sehat. Bagi penderita HIV akan membantu dalam merencanakan masa depan bagi penderita dan keluarganya, serta mengikutsertakan penderita dalam program pencegahan penularan infeksi HIV.

untuk tampilan yang optimal, gunakan resolusi 1280 x 800