PELAYANAN KEMOTERAPI
Oleh : Widya Leontin,S.Farm, Apt pada 2017-11-16 19:25:12

Di masa ini, kemoterapi bukanlah hal yang baru dan momok yang sangat menakutkan. Tiap tahun pasien kanker semakin bertambah. Kebutuhan pasien terhadap pengobatan pun semakin meningkat. Berbagai cara dilakukan untuk mengobati penyakit mulai dari pengobatan obat sintetis, herbal, dan alternatif. Kemoterapi dan radioterapi pun menjadi trend dalam pengobatan kanker.

 

RS St Elisabeth membuka pelayanan kemoterapi mengingat semakin meningkatnya permintaan. Pelayanan kemoterapi di RS St Elisabeth dipusatkan di Ruang Maria 4. Ruang Maria 4 menerima pelayanan kemoterapi untuk pasien rawat inap dan one day care. Keistimewaan dari pelayanan kemoterapi di RS St Elisaebth Semarang yaitu fasilitas perawatan yang khusus dengan tinm yang terdiri dari dokter onkologi, perawat, dan apoteker yang sudah bersertifikat. Dengan adanya tim onkologi, kualitas pelayanan kemoterapi pun meningkat karena tim onkologi diharapkan dapat memberikan solusi untuk masalah-masalah terkait pelayanan sehingga diharapkan pasien dapat menjalani kemoterapi dengan nyaman.

 

Pelayanan kemoterapi dilakukan setiap hari kecuali hari Minggu dan hari libur nasional. Perawat kemoterapi yang bertugas setiap harinya ada dua orang yang terbagi menjadi shift pagi dan siang sedangkan apoteker yang bertugas menangani penyiapan obat kemoterapi hanya ada pada pagi hari. Pelayanan kemoterapi dimulai di pagi hari setelah perawat dan apoteker menyelesaikan dokumentasi. Unit pelayanan kemoterapi di Ruang Maria 4 menerima pasien dari berbagai pasien, tidak hanya dengan pembayaran tunai, kantor , dan asuransi bahkan di era BPJS pun bisa menerima peserta JKN. Pasien kemoterapi yang sedang menjalani kemoterapi sebagian besar merupakan peserta JKN sehingga sebagian besar obat diberikan sesuai dengan aturan Formularium Nasional.

 

Sebelum program kemoterapi dilakukan pasien yang dibedakan dari cara pembayaran akan diinformasikan mengenai alur masuk. Pasien tunai, kantor, dan asuransi dapat masuk dengan membawa surat pengantar rawat inap, resep dokter, dan protokol kemoterapi yang tercatat di catatan perkembangan integrasi yang telah ditandatangani oleh dokter penanggung jawab. Selanjutnya, obat dan tindakan lainnya akan dimintakan persetujuan ke pasien, kantor, dan asuransi.

 

Pasien yang merupakan peserta JKN untuk masuk ke ruangan perlu membawa berkas-berkas persyaratan. Persyaratan yang diperlukan menyesuaikan dengan kebutuhan. Berkas-berkas yang harus dibawa dan dilengkapi oleh para pasien diantaranya adalah :

- Surat pengantar rawat inap

- Resep dokter berwarna hijau

- Protokol kemoterapi BPJS berwarna hijau (atau yang lebih dikenal dengan arsiran)

- Protokol kemoterapi di catatan perkembangan integrasi (boleh merupakan hasil ketikan) yang telah ditandatangani oleh dokter penanggung jawab pasien

- Fotocopy KTP, kartu BPJS, Kartu Keluarga (untuk pasien anak)

- Fotocopy hasil BMP, Patologi Anatomi, kreatinin, radiologi dll yang dibutuhkan terkait obat

- Data tinggi badan dan berat badan

Setelah semua data dibutuhkan telah diperoleh, apoteker akan melakukan verifikasi sementara mengenai obat yang digunakan. Bila sesuai dengan aturan BPJS, obat akan diberikan. Perawat ataupun pasien yang bingung dengan aturan dan prosedur dapat bertanya mengenai obat kepada apoteker terdekat yang ada di RS St Elisabeth Semarang.

Pasien atau keluarga yang hendak mendapatkan informasi pelayanan dapat bertanya langsung pada dokter, perawat, dan apoteker yang ditemui di ruang Maria 4. Untuk mendapatkan informasi tentang pelayanan kemoterapi dapat menelpon ke RS St Elisabeth 024-8310076 ext 7258/7261

untuk tampilan yang optimal, gunakan resolusi 1280 x 800